ADVERTISEMENT

LAUNCHING BULAN MUTU KARANTINA (BMK) 2021

Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) SORONG

Sorong (14/4) – Stasiun KIPM Sorong melaksanakan launching pembukaan Bulan Mutu Karantina 2021. Kegiatan ini telah rutin dilakukan oleh BKIPM KKP sejak tahun 2016 (tahun yg ke 6),dan tahun ke-2 diadakan dalam masa pandemi covid-19.

Baca Juga

Di tahun 2021, Bulan Mutu Karantina Ikan mengusung tema “Ikan Sehat Bermutu untuk Mendukung Pemenuhan Protein Masyarakat” dimana kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi publik tentang pentingnya mengonsumsi ikan bergizi sekaligus mengajak pelaku usaha perikanan untuk menjaga produknya.

Dalam Kegiatan Bulan Mutu Karantina Tahun 2021 dirangkaikan dengan pencanangan Indonesia Satu Ekport. Menurut data yang diambil dalam rentang 12-17 April 2021, jumlah keseluruhan komoditi perikanan yang diekspor dari Papua Barat 40.12 ton dengan nilai Rp 6.431.112,537 atau USD 459.365. Rincian komoditas ekspor diantaranya Ikan Kerapu dan Kerapu Segar (5,97 ton), Udang Beku (25,04 ton), Tuna Loin Beku (9,11 ton). Adapun negara tujuan ekspor Singapura, Hongkong, Jepang, serta US. Unit Pengolahan Ikan adalah 16 UPI dan 1 UPI Baru (perubahan nama)

a. Kota Sorong : 11 UPI
b. Kab.Sorong : 1 UPI (Radios Apirja)
c. Kab. Sorong Selatan : 1 UPI (Piala Seafood)
d. Kab. Teluk Bintuni : 1 UPI (Harda Perkasa)
e. Kab. FakFak : 1 UPI (Mulia Perikanan Indonesia)
f. Kab. Kaimana :1 UPI (Eltism Internasional Papua)
Aktif melakukan eksport : 10 UPI ; 9 UPI dari Kota Sorong dan1 UPI dari Kab. Sorong sbb;
1. PT. CITRA RAJA AMPAT CANNING,
2. PT. BINTANG MEGAH JAYA PAPUA,
3. PT. IRIAN MARINE PRODUCT DEVELOPMENT,
4. UD. PIALA I,
5. UD. PIALA,
6. PT. RADIOS APIRJA SORONG,
7. PT.BINA NELAYAN JAYA,
8. PT.DWIBINAMA,
9. CV.KERAPU EMAS PAPUA,
10. CV.KLAMANA ANUGERAH RIA

Ekport Triwulan 1 2021 dari Papua Barat mengalami peningkatan 72% dari tahun 2020 438,98 ton
Nilai Komoditi : USD 2,4 juta atau 34,8 M (kurs Rp.14.000) 2021 609,62 ton *)
Nilai Komoditi : USD 48,1 juta atau 674,2 M (kurs Rp.14.000)

*) Volume : 609,62 ton (sekitar 43 Container 20 feet/ 1 container dpt memuat 14-17 ton)
Dari data tersebut, dapat disimpulkan peningkatan yang siginfikan dari aspek volume maupun Nilai Komoditi .Volume ekspor produk perikanan dalam kondisi beku cenderung statis namun volume komiditi SEGAR cenderung mengalami kenaikan (dinamis). Komoditi segar memiliki nilai komoditi yang cenderung lebih baik dibandingkan dengan komoditi beku.
Tabel TREND Komoditi / Produk Perikanan Segar TW 1 :
2020 35,04 ton Nilai Komoditi : USD 171,5 ribu atau 34,8 M (kurs Rp.14.000) 2021 118,84 ton Nilai Komoditi : USD 38,4 juta atau 538,5 M (kurs Rp.14.000)

**)Sumber data PPK Online BKIPM
Peningkatan Volume ekport ini tdk terlepas dari dukungan semua pihak, antara lain :

. Dinas Perikanan KP melalui penerbitan perijinan SIUP dan pembinaan/pendampingan UPI sampai terbitnya SKP oleh Dirjen PDSKP
. Kementerian Perhubungan melalui pihak Bandara DEO bersinergi dengan Maskapai khususnya Garuda Airline dan PT. SN Cargo untuk mendorong kegiatan ekport langsung melalui Bandara DEO.
. Bea Cukai Sorong yang all out mendorong UPI dan Stokeholder lain untuk meningkatan kegiatan eksport dari Sorong . Selain itu bea cukai juga memberikan pelayanan Kepabeanan di Pintu Keluar Terakhir dengan terbitnya PEB. Terbitnya PEB dari menjadi penting karena akan berkaitan dengan pendapatan untuk daerah
. Pemerintah Kota Sorong yang dengan giat melakukan penanggulangan Covid-19 sehingga industry perikanan tetap dapat beraktifitas untuk mendorong pertumbuhan sektor perikanan.
. Pihak UPI yang tetap melakukan aktifitas di tengah wabah Covid-19 yg tentunya tetap menerapkan protocol kesehatan. BKIPM Sorong turut mengawasi pelaksanaan penerpan protocol kesehatan yang dilakukan oleh UPI bersamaan dengan kegiatan Official Control/Survailen.

Official Control/Survailen.
Sementara mengenai BMK 2021 Noch menjelaskan bahwa Program Bulan Mutu Karantina Ikan rencananya dilaksanakan dalam kurun waktu 2 (dua) bulan dan dimulai sejak 14 April hingga 14 Juni 2021.

Bulan Mutu Karantina Ikan akan diisi dengan sub kegiatan diantaranya Bulan Mutu Peduli Sosial, Bulan Mutu Peduli Lingkungan, serta Bulan Mutu Pelayanan Publik.

Noch merinci, BKIPM Peduli Sosial diantaranya berisi penyediaan produk perikanan yang sehat dan bermutu oleh Stasiun KIPM Sorong melalui penyerahan bantuan kepada masyarakat kelautan dan perikanan seperti nelayan, penampung, supplier, pengolah dan pemasar ikan dan hasil perikanan, buruh atau karyawan unit pengolah ikan serta masyarakat lainnya.

Sedangkan BKIPM Peduli lingkungan meliputi pelepasliaran ikan endemic dan ikan yang dilindungi, pembersihan pantai dan daerah sentra-sentra perikanan(tangkap maupun pasar) dari sampah plastic dan non organic serta penanaman pohon mangrove dipantai dan transplantasi coral.

Adapun BKIPM Peduli Pelayanan Publik akan diisi kegiatan pelayanan publik di Stasiun KIPM Sorong melalui cara-cara yang unik dan menarik sehingga menciptakan kenyamanan dan kepuasan bagi para pengguna jasa dengan tetap menerapkan protocol covid-19.
Hadir dalam kegiatan pembukaan Bpk. Rudi Laku, S.Pi, MM selaku perwakilan pemerintah Kota Sorong.

Asisten III Kota Sorong ini menyampaikan bahwa produk perikanan yang berasal dari Provinsi Papua Barat, terkhusus Kota Sorong adalah komoditi yang mampu bersaing hingga ke luar negeri, untuk itu menjadi tanggung jawab bersama untuk dapat mempertahankan kualitas dan kuantitas produksi agar tetap diminati.

Peningkatan ekport produk perikanan tidak dapat dilakukan oleh hanya satu instansi saja, sehingga perlu kita membangun sinergi bersama untuk mewujudkan masyarakat perikanan yang sejahtera dan terutama dapat membantu pemerintah menggerakkkan perekonomian dalam rangka pemulihan ekonomi nasional (PEN) Covid-19.

Acara pembukaan Bulan Mutu Karantina Ikan 2021 ditutup dengan sesi foto bersama seluruh undangan yang hadir.

Related Posts

Leave Comment

Terbaru